Artikel Spesial : “Sapi Peliharaan”

Artikel Spesial : “Sapi Peliharaan”

March 10th, 2009 // 12:24 am @ antonhuang

12 video modul panduan sukses wirausaha
Dapatkan Rahasia dan Kiat Sukses Memulai Usaha dan Mulai menjadi Wirausaha Sukses, Klik di . KIAT DAN RAHASIA PENGUSAHA SUKSES DALAM MEMULAI USAHA untuk mendapatkan Panduannya.

Salam Hebat! Hari ini adalah Hari Spesial! Coba liat tanggalan atau kalender di rumah Anda atau kantor Anda (buat yang biasa ngenet di kantor :-) ), apakah hari ini tgl merah? Kalo gak, coba liat liat, jangan-jangan anda salah liat.. Soalnya di rumah saya, hari ini tgl merah! Anda tau kenapa? Ini hari spesial buat saya, my birthday! Nah, kalo ini hari spesial buat saya, saya yakin Anda juga punya hari spesial! Baik itu ultah anda, ataupun hari dimana Anda menemukan impian Anda sehingga hari itu menjadi titik awal kesuksesan Anda. Di hari spesial ini, saya ingin membagikan sesuatu yang spesial buat Anda yang spesial!

Oya, Selamat jumpa lagi buat anda yang pernah atau sering mampir di blog ini. Selamat berjumpa untuk pertama kalinya buat Anda yang baru mampir di blog ini, baik yang disengaja mampir, ataupun tidak disengaja mampir ke sana karena diajak Om Google, ataupun karena diundang oleh teman anda karena teman anda sudah memberitahukan keberadaan blog yang “merusak” ini. Banyak orang sudah “merusak” pola pikirnya setelah baca blog ini, atau tanpa sudah pola pikir mereka sudah “terusakkan” (wah, bahasanya bener gak ya?). Terusak atau terusik ya? Ada yang menjadi “panas” setelah baca blog ini. Ada juga yang menjadi “gemes” setelah sering mampir di blog ini. Ada juga yang merasa berubah hidupnya stelah baca blog ini. Ada juga yang menyesal telah mampir di blog ini. Ya, menyesal kenapa baru tau ada blog hebat seperti ini, haha.. Nah, buat yang menyesal, janganlah buat orang lain menyesal juga, jadi silahkan kasih tau pada teman-teman anda tentang keberadaan blog nyerempet ini. Dengan begitu, blog ini juga akan lebih bertambah rame lagi, hehe.. Oya, Buat yang sering mampir di blog ini, resiko setelah Anda sering mampir adalah Anda akan mengalami suatu perubahan besar dalam hidup. Kalau anda sukses dan menjadi seorang pebisnis tangguh, Silahkan tanggung sendiri resikonya! Jadi bersiaplah untuk suatu perubahan, karena perubahan tanpa mengubah di dalam diri artinya kegilaan. Dan bersiaplah akan perubahan sukses yang akan Anda alami setelah mampir di blog ini! Hati-hati atas apa yang Anda baca, karena apa yang Anda baca akan menentukan 5 tahun anda ke depan. Apa yang saya ceritakan di dalam blog ini akan mengubah anda menjadi jauh lebih sukses! Namun itu resiko anda! bukan saya…Resiko Anda untuk Sukses!! Siap-siap untuk Sukses! Jangan sampai ketika Sukses, Anda tidak siap! Siapkan mental anda sebelum membaca artikel yang satu ini! DIJAMIN!!! Anda akan menyesal seumur hidup apabila melewatkan kisah yang ini!!

Kali ini, saya akan berbagi kisah tentang wanita peliharaan, ehhh,…salah, maksudnya “Sapi Peliharaan” pada Anda.

Cerita ini saya dapatkan dari buku yang saya baca : Once Upon A cow. Isi cerita ini saya rasa bagus sekali, jadi saya sharingkan pada Anda semua. Hanya yang bagus-bagus saya berikan pada Anda pembaca blog antonhuang.com ini. Oya, buat yang sudah sering mampir, namun tidak pernah koment, ya kasih koment donk! Gitu baru seru.. Oya, buat Sdri Inge, pakabarnya? buat Pak Rizki yang penuh rezeki, semoga cerita ini bisa memberikan inspirasi yang dalam, buat Mas Adi pati, pilihan memelihara “sapi peliharaan” ataukah seperti di cerita ini.

Begini ceritanya….

Seorang murid lagi belajar “ilmu sukses” pada seorang Guru. Oleh Sang guru, murid ini diajak mencari orang termiskin di desa termiskin di kota termiskin dan di negara termiskin. Setelah berkelana, mereka pun akhirnya tiba di sebuah desa termiskin di kota termiskin. Mereka berdua berkeliling desa dan melakukan survey baik sendiri ataupun bertanya pada pemuka desa. Akhirnya mereka pun tiba di sebuah halaman besar dengan sebuah rumah di halaman itu.

“Ya, inilah keluarga termiskin di desa ini,”ucap si Murid dalam hati.

Halaman rumah itu hanya ditumbuhi rerumputan. Mereka berdua masuk ke halaman dan mengetuk pintu rumah itu. Pintu rumah pun terbuka. Dan muncullah sesosok tubuh pria dari balik pintu. Wajah itu tersenyum. Mereka berdua, si Murid dan Sang Guru pun memperkenalkan diri, dan bilang kalo mereka ingin menumpang nginap di rumah itu sehari dua hari karena akan menempuh perjalanan jauh lagi. Pria pemilik rumah itu memberikan izin dan mempersilahkan masuk. Mereka berdua pun masuk. Si Murid mengamati keadaan bagian dalam rumah itu.

“Betul-betul memprihatinkan kondisi rumah ini,”ucap si Murid dalam hati.

Rumah itu hanya diterangi oleh sebuah lampu. Ruang makan boleh dibilang tidak ada, karena bercampur menjadi satu dengan dapur. Lantai rumah itu masih beralaskan tanah. Rumah itu beranggotakan sepasang kakek dan nenek, pria tadi serta istrinya dan 4 orang anak mereka. Perabotan, meja kursi, yang ada sudah nampak tua, dan tidak terawat rapi.

“Benar-benar memprihatinkan,”ucap si Murid lagi dalam hatinya. “Ini betul-betul keluarga termiskin yang pernah saya jumpai,”bisiknya dalam hati.

Mereka berdua, si Murid dan Sang Guru pun, bercakap-cakap dengan bapak pemilih rumah itu. Setelah lama bercakap, bapak pemilik rumah itupun bercerita bahwa sumber penghasilan mereka berasal dari susu segar dari sapi peliharaan mereka. Seekor sapi peliharaan memang diwariskan dari kakek dan nenek mereka. Sumber mata pencaharian mereka berasal dari penjualan susu susi, eh, susu sapi segar. Dan satu-satunya sapi  itulah yang merupakan kebanggaan mereka dibandingkan penduduk lainnya di desa itu. Bapak pemilik rumah itu bercerita dengan bangganya tentang seekor sapi peliharaan mereka itu yang sudah berjasa banyak menghasilkan susu segar sehingga bisa menghidupi keluarga mereka ini.

Makan malam pun sederhana sekali, minim sekali, hanya nasi putih dan ikan asin, dengan minuman susu sapi segar. Dan ketika tidur, tempat tidurnya pun hanyalah dipan beralaskan tikar.

Esok paginya, mereka pun bangun dan sarapan. Minuman susu sapi segar menemani sarapan mereka. Keluarga itu pun duduk berkumpul. Mereka sekeluarga lagi sibuk menuangkan susu sapi hasil perahan pagi itu ke dalam botol-botol untuk dijual lagi. Si Murid dan Sang Guru berjalan keluar rumah menuju halaman rumah yang luas itu.

“Aha… ternyata inilah sapi yang mereka cerita-ceritakan semalam itu. Inilah sapi yang sudah berjasa memberikan mata pencaharian buat seisi rumah ini,”desis si Murid dalam hati.

“Guru, bagaimana kalau kita membantu keluarga ini? Misalnya dengan memberikan rumput pilihan untuk sapi ini agar sapi ini bisa menghasilkan lebih banyak susu buat keluarga ini,”ucap si Murid pada Sang Guru.

Sang Guru hanya diam. Ia tersenyum. Ia pun mendekati sapi peliharaan keluarga itu. Ia mengelus-elus kepala hewan itu. Kemudian sang Guru ini merogoh sesuatu dari tas yang dibawanya, dan mulutnya berkomat kamit sebentar, lantas disembelihnya hewan peliharaan itu. Ya,Sang Guru ini mengeluarkan sebilah pisau tajam dan menyembelih hewan itu sehingga tak bernyawa.

Si Murid menjadi kaget bukan kepalang. Belum hilang kagetnya, ia merasakan tangannya ditarik oleh Sang Guru untuk meninggalkan rumah keluarga termiskin itu.

si Murid bengong, ia tidak bisa berkata apa-apa ataupun menanyakan apapun pada gurunya. Ia hanya diam.

Lima tahun berlalu sejak kejadian itu. Si Murid sudah belajar banyak prinsip sukses dari Sang Guru. Namun masih ada satu pertanyaan besar dalam hati si Murid. Kenapa gurunya berbuat itu 5 tahun lalu? Bagaimana keadaan keluarga termiskin itu? Satu-satunya Sapi peliharaan mereka tewas, sedangkan sumber penghasilan satu-satunya keluarga itu tergantung pada susu sapi segar yang dihasilkan.

Dengan memberanikan diri, akhirnya si Murid bertanya pada Sang Guru…

“Guru, apa “ilmu sukses” yang bisa saya dapatkan dari kejadian 5 tahun lalu? Saya sampai sekarang khawatir keadaan keluarga termiskin di desa termiskin di kota termiskin di dunia itu. Satu-satunya sapi peliharaan mereka yang merupakan mata pencaharian keluarga itu, malah disembelih oleh guru,”tanya si Murid.

Sang Guru tersenyum tersipu-sipu..eh, salah, tersenyum penuh makna tersembunyi.

“Mari kita lihat keadaan keluarga itu sekarang,”ajak Sang Guru. Sang Guru mengajak si Murid menuju ke rumah keluarga miskin itu. Mereka berdua melakukan penyamaran agar tidak dikenali langsung.

Lantas mereka berdua pun menempuh perjalanan menuju keluarga termiskin di desa termiskin itu. Mereka menemui sebuah halaman yang luas, namun keadaan jauh berbeda. Rumah yang ada di halaman itu jauh lebih besar dan lebih bagus.

“Ehmm…. apakah ini rumah yang dulu? Jangan-jangan guru salah alamat”ucap si Murid dalam hati.

Sang Guru pun mendekati rumah itu dan mengetuk pintu. Pintu pun terbuka, dan muncullah sesosok pria dari balik pintu itu.
Mohon Maaf, Artikel ini diproteksi. Untuk Kelanjutan baca, silahkan Login dahulu buat yang sudah mendaftar, Atau Daftar dulu sebagai pembaca, GRATIS kok daftarnya, di sini Register untuk dapat membaca artikel ini

artikel tentang sapi (57), artikel sapi (53), artikel ruminansia (7), Arti hewan sapi (2), artikel hewan sapi (2), cerita sapi (2), artikel ruminansia sapi perah (1), inspirasi dari hewan you tube (1)Share on Facebook Bagi postingan artikel ini ke teman

Related posts:

  1. Kumpulan Kata Mutiara Bijak tentang Kesuksesan


Category : cerita motivasi

11 Comments → “Artikel Spesial : “Sapi Peliharaan””


  1. christina

    1 year ago

    Wah, pak Anton Huang ultah ya? Met Ultah ya! thanks ya Pak Huang atas blognya yang banyak memberikan motivasi buat ku. thx bgt.

    [Reply]


  2. Zainal

    1 year ago

    Saya sudah login tapi koq tidak bisa baca kelanjutannya? piye thoh?

    [Reply]


  3. Honey

    1 year ago

    Met ultah pak,
    Makasih inputnya
    btw, selisih 5 hr dg saya lo pak,
    tanggal keramat saya di 5 Maret….

    [Reply]


  4. anton huang

    1 year ago

    thnx yah honey ucapannya.. senang hati saya menerimanya..Met Ultah juga ya kalo gitu..
    Salam kenal dan salam hebat dari saya buat Honey.

    [Reply]


  5. Elnapo

    1 year ago

    Pagi bos anton. . . Cerita yg luar biasa. . Thanks. .. Pamit dulu, Mao action cari sapi baru he he he

    [Reply]


  6. syawalharnain

    1 year ago

    Selamat Ulang Tahun, Apo kabar Palembang ? maaf aku sdh tak pacak bahaso palembang ? Semoga artikel ini pacak merubah aku 5 tahun mendatang , Amin.

    [Reply]


  7. inge

    1 year ago

    Ah..selamat ulang tahun juga..kadonya ditungguin aja ya sampai datang.Aku juga nungguin kado tgl 24 Maret ini..(ih..jadi pengen kado juga..)
    Ini cerita yang hebat dan aku benar2 sedang mengalaminya saat ini..nggak mau melepas satu sapi untuk dapat yang jauh lebih besar.

    Rasanya seperti menghadapi dilema..ini mungkin karena kekuatiran yang terlalu berlebihan atau memang aku type orang yang selalu mencari amannya saja? Sampai skrg aku nggak mengerti dan nggak berani mengambil keputusan sama sekali..Trus gimana dong? Udah baca cerita sapi perah masih takut aja nih..Padahal aku sudah memikirkan hal ini sejak 10 tahun yang lalu..

    [Reply]


  8. anton huang

    1 year ago

    thx bgt buat yang sudah ucapin selamat ultah ke saya.. trims.. artikel ini saya persembahkan buat pembaca spesial di blog ini.
    Semoga kita semua tidak memelihara “sapi peliharaan” lagi.

    to Syawalharnain : Lah lamo dak ngomong palembang cak nyo, emang di kota mano sekarang ni? kalo boleh aku saranke : hilangkan kato semoga di dalam perbendaharaan kalimat, misal semoga artikel ini pacak merubah aku 5 tahun mendatang, diganti dengan dipastikan artikel ini pacak merubah aku 5 tahun mendatang. kata2 besar sekali pengaruhnya. orang sukses karena kata2, orang bisa gagal juga karena kata2. Mulutmu adalah Harimaumu..

    To Inge : Wah, bakalan ultah nih 24 maret ini, pasti berkesan ultah 24 maret ini..ngomong2 soal sapi peliharaan, kalo dipelihara terus “sapi peliharaan” ini di dalam diri, nanti bisa2 diri menjadi “sapi perahan” hhe.. mau jadi “sapi perahan” trus? yang senantiasa terikat? Jangan2 jadi anggota partai NADO lagi.. bahaya tuch…

    anton huang´s last blog post..Palembang, Kota Wisata Kuliner

    [Reply]


  9. inge

    1 year ago

    Nah ini dia PR yang baru..kalau selama ini hanya baru sampai pada cerita inspirasi dan motivasi,tentunya diharapkan bisa berkembang lebih dalam lagi yaitu bagaimana tips&trik untuk nggak menjadi sapi perahan karena kebanyakan pelihara sapi.
    O iya ya..ntar bisa saya tulisin deh cerita saya di blog ini,siapa tau dapat hadiah mobil ya..hi..hi..

    [Reply]


  10. rafaelfajar

    1 year ago

    met pagi pak anton.wah saya pendatang baru neh..
    kemaren nyenggol om google and mau cari kisah inspiratif eh malah ngeliat rumah pak anton yah mampir deh..n betah juga deh hehehe
    artikelnya bagus banget…makasih ya..meski telat hampir sebulan setengah tetap aja saya mau bilang met ultah ya pak anton…ato mas anton yah??

    [Reply]


  11. anton huang

    1 year ago

    met pagi juga pak rafael fajar. thanks banget ucapan ultahnya..
    saya bisa dipanggil pak anton, mas anton, kak anton, ko anton, apapun deh. ada juga yang panggil bang anton.
    Salam kenal dan Salam hebat luar biasa buat pak rafael fajar. Silahkan liat-liat isi rumah, ajak temen blh jg :-) biar rumah ini makin ramae.. cuma memang gak ada makanan untuk mulut ke bawah di rumah ini. Yang ada makanan untuk mulut ke atas..:-)

    anton huang´s last blog post..Protect my health and wealth

    [Reply]


Leave a Reply

Artikel Yang Terbaru

Testimonial

"Terima kasih pak Anton atas sms2 motivasi Bpk, krn sngt membntu sy dimna kdg2 rasa titik jenuh dtang dan dimana sy mulai kehilangan ide2, dg adanya sms dari bpk ini bisa membuat sy lbh bersemangat lg utk bangkit"

Hermansyah, Kaltim