Belajar Untuk Sukses dari Orang Gila

Sudah baca artikel Belajar dari Orang gila? Kalau belum, silahkan baca dulu, karena artikel ini merupakan sambungan atau kelanjutan dari artikel belajar dari orang gila. Bagaimana kelanjutan kisah Choki dan Yuanita? (Nama dan tempat hanyalah fiksi belaka, tidak ada unsur kesamaan dengan tokoh atau cerita manapun, cerita ini dibuat hanyalah ilusi dari pengelola blog yang dikembangkan dari sebuah cerita yang pernah diterima lewat email).

Sang pemuda pun membaca sms yang ia terima :

“Ooo…ada tugas y? Wah, saya makasih sekali kalau kamu mau datang ke rumahku dan membawa tugas kuliah itu.. Thanks ya… kamu baik sekali”

Ooww….. Sang pemuda meloncat kegirangan. “Yesss…..”

Namun, apa mau di kata, ia lupa. Ia kan tadi makan pempek Palembang yang dipesannya (bisa juga pesan lewat online di Pempeklenjer.com buat pemirsa yang ingin pesan pempek palembang asli langsung dikirim dari palembang). Ia lupa kalau tadi ia memegang wadah cuka pempek, dan ketika ia loncat, cuka pempeknya ikut terloncat.. dan hasilnya, cuka pempek itu mengenai kaos dan celana panjang yang dikenakannya.

Dan tau-tau, ada orang yang menepuk pundaknya…

[hidepost]

“Ehh… Dik. Laen kali hati-hati donk. Gembira ya gembira. Tapi cukanya kena ke saya nih… ” ucap seorang bapak-bapak bermata sipit.

“Duhhh… maaf pak.. Saya gak sengaja…”ucap Sang Pemuda minta maaf pada bapak di depannya. Ia pun mengulurkan tangan dan melihat wajah si Bapak.

“Ooohhh…… No..” Si Pemuda kaget. Ia menatap lama pada wajah Bapak yang ada di depannya. Ia mengingat-ingat.

“Aa….Ehhhmmmm…. Pak Anton Huang ya???” tanyanya pada si Bapak.

“Ehhmm… Iya..” jawab singkat si Bapak. “Kenal saya ya?”

“Iya..Iya Pak. Saya sering buka-buka baju bapak, …eh,salah.. blog bapak. Saya sering mampir di blog bapak setiap kali saya online. Blog bapak banyak menginspirasi saya… Duhh..gak nyangka hari ini ketemu bapak. Selama ini cuma baca tulisan-tulisannya saja… ehmm.. Maaf Pak.. Pakaian bapak jadi terkena cuka pempek nih…”

“ehmm.. gak pa pa Dik. saya dari tadi liat kamu sepertinya tegang sekali, tapi sekarang sudah berubah gembira sekali. Lagi dapat kabar gembira dari cewekmu ya?”

“Ahh… bapak bisa aja..kok tau?”

“Ya.. Lanjutkan Dik. Pergi sekarang, sebelum nanti dia marah karena kamu telat”

Singkat cerita, si Pemuda ini membawa mobilnya menuju rumah Yuanita, cewek pujaannya. Di depan rumah Yuanita, choki sang pemuda ini berpapasan dengan seorang cowok yang memandang ia dengan penuh curiga.

“Haii.. Choki.. Masuk aja”

Suara manis itu terdengar di telinga Choki dan membuat ia makin percaya diri. Ia telah mengambil tindakan, salah satu hal yang diperlukan untuk sukses, dalam hal ini sukses mendapatkan pasangan. Banyak orang yang ingin sukses, namun banyak membaca saja, salah satunya membaca blog ini, namun tidak pernah mengambil tindakan untuk perubahan, ya mana mungkin bisa sukses.

Choki pun masuk, dan mereka berdua akhirnya terlibat perbincangan yang asyik dan juga sama-sama mengerjakan tugas kuliahnya.

Tanpa disadari, akhirnya hari mulai beranjak makin sore, dan akhirnya, Choki pun memutuskan untuk pulang (kan gak enak, bertandang sampai larut malam).

Ia pun dengan ditemani Yuanita, berjalan menghampiri mobilnya yang ia parkirkan di jalan di depan rumah Yuanita.

Namun….

Apa yang terjadi…

Sebuah ban mobilnya terlepas dari mobilnya.

Choki terkejut. Kok ban mobilnya terlepas? Atau lebih tepatnya seperti dilepaskan oleh seseorang? Keempat baut untuk ban mobil itu pun hilang.

Ehhhmm…. siapa ya yang telah menjahili ban mobilku ini?

Ia panik. Ehmmm… siapa ya? Choki sang Pemuda ini bertanya-tanya dalam hatinya, siapa gerangan yang telah menjahili mobilnya. Namun, ia ingat kata mutiara dan kata bijak yang pernah ia baca di blog antonhuang.com : Jangan fokus pada masalah, tapi fokuslah pada solusi.

Ia pun akhirnya mencari-cari di sekitar jalan itu untuk menemukan keempat bautnya yang hilang. Ia mencari di parit, di rumput-rumput dekat mobil, di bali pohon-pohon. Namun, ia tidak menemukan bautnya.

“Ahhh… sepertinya bautnya pun dibawa oleh orang yang menjahili mobilku ini” gumam Sang Pemuda Choki.

“Kenapa repot-repot mencari baut-bautnya… Lepaskan saja satu baut dari masing-masing ban yang lain, dan pasangkan untuk ban yang hilang bautnya itu..”

Suara itu tiba-tiba terdengar di belakang tubuh Choki.

Choki pun berbalik…dan diliatnya seraut wajah yang kusam, berambut panjang, dan berpakaian kumal. “Ehhmmm… ini kan orang gila yang sering lewat di depan rumahku juga…”

Ternyata saran itu berasal dari suara si Orang Gila ini.

“Ahhh… Benar juga. Kenapa aku harus pusing2 mencari baut yang hilang. Saran yang bagus sekali” ucap Choki.

Nah, bagaimana pemirsa cerita barusan?

Apa yang bisa kita pelajari dari Cerita ini?

[/hidepost]

xxx orang gila (15)

6 thoughts on “Belajar Untuk Sukses dari Orang Gila”

  1. apa benar semuanya sukses itu jg tergantung keberuntungan bung …apa ada kesempatan buat diri loe sendiri ngk???

  2. Saya baru hari ini ketemu blog ini, kebetulan tadi lagi bete.. Lumayan terhibur saya suka gaya tulisannya…
    Sukses selalu…!!

  3. Selamat Mampir di Blog AntonHuang.com ini. Thanks pujiannya. Saya lagi menyusun buku. Nanti diinfokan kapan terbitnya. Salam Hebat Luar Biasa dan Sukses Selalu. from : Anton Huang

  4. Jangan fokus pada masalah, tapi fokuslah pada solusi. dan segeralah temukan solusi yang paling cerdas…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *