Ketika apa yang kita targetkan belum tercapai, so….

Wuhhh… judul kali ini mungkin setiap orang pernah mengalami. Ya, saya sendiri mengalaminya beberapa hari lalu. Minggu tepatnya. Apa yang saya targetkan, apa yang saya usahakan, berdasarkan perhitungan harusnya saya mencapai target yang saya tentukan.. Namun hari Minggu tadi, Keadaan Berkata lain. Target saya tidak tercapai. Ya, apa yang saya harapkan di minggu tadi, meleset dari perkiraan. Sejam sebelum penentuan, saya mendapat kabar-kabar, dan dari situ, saya tau bahwa target saya tidak tercapai. Ya, kalo target dua bulan lalu tercapai, target kali ini tidak tercapai. Lantas?

Ya, ketika saya tau bahwa target tidak tercapai, sedikit goncangan “gempa” di dalam hati. Kesel gitu loch.. Sempat merenung juga, duhhh… timbul deh melankolisnya saya.. haha.. Tidur malamnya gak nyaman. Kebangun jam 4 pagi, dan gak bisa tidur lagi. Ya, akhirnya nulis postingan ini di Senin pagi pukul 4 subuh.

[hidepost]

Ya, kesel masih ada, namun saya pagi ini teringat lagi ulasan saya tentang

[intlink id=”234″ type=”post” target=”_blank”]kerja ikhlas[/intlink]. Kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas. Kita berusaha, hasilnya kita pasrahkan, kita ikhlaskan. Eitss,..hati-hati dengan kata pasrah. Bukan berarti pasrah menyerah loh ya. Yang penting usaha dulu, usaha terus, baru pasrahkan (ikhlaskan) hasilnya.. Bukan pasrah dulu, terus usaha (yang ini tidak tepat deh menurut saya).

So, ketika kita tidak mencapai apa yang kita targetkan, hidup kita tergantung dari paradigma kita sendiri. Apakah kita menanggapi hal tadi dengan positif? atau negatif (tidak menerima)?

Bukankah ada kata-kata : Tuhan akan memberikan segala sesuatunya.

Ya, betul, Tuhan memberikan segala sesuatunya ketika kondisi kita siap juga menerimanya. Kalau kita menerima apa yang belum siap kita terima, saya rasa mungkin itu tidak bagus juga. Jadi segala sesuatu ada hikmahnya.. saya rasa-rasanya, lupa2 ingat, pernah gak ya menuliskan sebuah kisah tentang seorang tua yang selalu beruntung di blog antonhuang.com ini.. (dah kebanyakan bagi artikel di sini, jadi kadang lupa sendiri udah nulis apa belum, hahaha)

Oke, dah jam 6 pagi, sudah menulis di blog ini dan juga sudah menulis di web pempeklenjer.com, sudah pula saya membuka account facebook saya. Kita jumpa di artikel lainnya… (artikel ini sudah saya tulis beberapa bulan lalu, tapi kelupaan dipublish,haha.. btw, masih berguna kok artikelnya, ya kan?)

Apa kriteria pasrah menurut anda?

[/hidepost]

3 thoughts on “Ketika apa yang kita targetkan belum tercapai, so….”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *